Piala Suhandinata 2025 Terapkan Sistem Poin Baru 3×45, Begini Aturan Mainnya

Para pebulu tangkis junior di ajang Piala Suhandinata 2024 tahun lalu. (Dok. PBSI)

Faktamaluku.id, NASIONAL – Dunia bulu tangkis junior akan menyambut format kompetisi yang segar. Piala Suhandinata 2025, atau kejuaraan dunia beregu campuran junior, secara resmi akan meninggalkan sistem poin lama dan beralih menggunakan Sistem Poin Baru 3×45. Perubahan signifikan ini tidak hanya berlaku untuk Piala Suhandinata, tetapi juga akan diimplementasikan pada Kejuaraan Junior Beregu tingkat kontinental mulai tahun depan.

Format sebelumnya yang menggunakan sistem relay 110 poin kini digantikan oleh sebuah mekanisme yang dirancang untuk membuat pertandingan lebih dinamis dan strategis. Aturan baru ini menuntut setiap tim untuk tidak hanya unggul dalam satu partai, tetapi juga konsisten di lima nomor pertandingan dalam setiap setnya.

Bagi para penggemar dan pemain, memahami detail aturan ini menjadi kunci untuk mengikuti jalannya kejuaraan. Berikut adalah penjelasan resmi mengenai Sistem Poin Baru 3×45 yang akan menjadi standar baru dalam kompetisi junior.

Penjelasan Lengkap Sistem Poin Baru 3×45

  1. Satu pertandingan akan terdiri dari tiga set. Tim yang menang dalam dua set menjadi pemenang atau dengan kata lain menggunakan format best of three.
  2. Dalam tiap set terdapat lima gim yang terdiri dari tunggal putra, tunggal putri, ganda putra, ganda putri, dan ganda campuran.
  3. Tiap gim baik tunggal putra, tunggal putri, ganda putra, ganda putri, dan ganda campuran masing-masing mencari sembilan poin tanpa setting, sehingga satu set total mengumpulkan 45 poin.
  4. Satu pemain maksimal bermain tiga gim di setiap set.
  5. Minimal pemain dalam satu tim adalah 6 (3 putra dan 3 putri). Maksimal 16 pemain (8 putra dan 8 putri).
  6. Ada interval dalam setiap set yang berdurasi tiga menit. Sedangkan interval di tengah gim terjadi di tiap poin 5, 14, 23, 32, dan 41 dengan durasi 60 detik. Sementara interval antar gim berlangsung selama dua menit.
  7. Bila pemain mundur di tengah gim maka kemenangan diberikan kepada lawan. Contoh: Tim A unggul 18-0 di game kedua, di game ketiga pemain tim A mundur, maka poin untuk tim B menjadi 18-27.
  8. Dari susunan line-up pertandingan, setiap tim mempunyai kesempatan mengganti 1 pemain di tengah pertandingan. Detail pergantian pemain akan diinformasikan pada kesempatan berikutnya.
  9. Tim manajer yang menang coin toss bisa memilih susunan partai sesuai ketentuan BWF.

Penerapan format baru ini dipastikan akan mengubah peta kekuatan dan strategi tim. Manajer dan pelatih dituntut untuk lebih cermat dalam menurunkan pemain, sementara para atlet harus memiliki stamina dan fokus yang lebih prima untuk mengumpulkan poin demi poin di setiap gimnya.