Faktamaluku.id, NASIONAL – Bencana angin kencang dilaporkan menerjang wilayah Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), pada Selasa (20/1/2026). Peristiwa ini mengakibatkan kerusakan infrastruktur dan memaksa sejumlah warga mengungsi demi keselamatan.
Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Mataram, angin kencang menyebabkan kerusakan pada satu unit rumah susun sederhana sewa (Rusunawa) dengan kategori rusak berat. Selain itu, tercatat 8 rumah warga terdampak, di mana 3 di antaranya mengalami rusak ringan, serta 3 lapak pedagang turut mengalami kerusakan.
Tim gabungan langsung bergerak cepat mengevakuasi material pohon yang menimpa bangunan dan menutup akses jalan.
“Terdapat tiga KK mengungsi ke tempat yang lebih aman,” catat BPBD Kota Mataram dalam laporannya.
Imbauan Waspada Bencana
Menyikapi rentetan kejadian bencana di berbagai daerah mulai dari Jawa hingga Nusa Tenggara, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengeluarkan imbauan serius. Pemerintah daerah dan masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bahaya hidrometeorologi basah.
BNPB menyarankan masyarakat untuk mulai menyiapkan tas siaga bencana sebagai langkah antisipasi darurat. Selain itu, langkah preventif fisik juga perlu dilakukan.
“Untuk kesiapsiagaan angin kencang dan cuaca ekstrem, pangkas cabang pohon yang berpotensi tumbang, perkuat struktur bangunan rumah, dan ikuti instruksi pihak berwenang untuk evakuasi jika diperlukan,” imbau BNPB.
Kewaspadaan kolektif diharapkan mampu meminimalisir risiko jatuhnya korban jiwa maupun kerugian materiil akibat bahaya hidrometeorologi yang masih mengintai.













